Chelsea vs Barcelona: Bara Dendam Stamford Bridge

, London – Chelsea akan menjalani partai terberatnya musim ini saat menghadapi Barcelona di babak semifinal Liga Champions pada dinihari nanti. Aroma balas dendam semifinal tiga tahun lalu mewarnai Stamford Bridge. “Partai ini akan berat. Tapi, jika kami bisa bermain seperti melawan Tottenham, kami punya peluang untuk menang,” kata kapten Chelsea, John Terry. “Kami harus bisa mengontrol permainan karena ini adalah pertandingan yang penting.” Kubu Chelsea sedang girang setelah lolos ke final Piala FA dengan mengalahkan Tottenham Hotspur 5-1 pada Ahad lalu. “Kemenangan itu memberi kami rasa percaya diri,” kata gelandang Chelsea, Frank Lampard. Lampard juga berharap timnya bisa mengulangi permainan cantik melawan Tottenham. “Mereka memang tim terbaik, tapi kami tidak takut. Saya pikir kami bisa mengalahkan mereka,” ujarnya. “Semua tim bisa dikalahkan.” Selain kemenangan atas Tottenham, Chelsea punya sejumlah catatan manis lainnya. Dalam 12 partai terakhirnya di semua kompetisi, Chelsea baru kalah sekali oleh Manchester City. Kuncinya adalah pelatih Roberto Di Matteo yang menggantikan Andre Villas-Boas. “Saya akan berfokus di partai ini untuk bisa ke final,” kata Di Matteo. Impian ke final juga diinginkan Didier Drogba. Penyerang itu tak ingin kejadian tiga tahun lalu terulang, saat Chelsea tersingkir di semifinal karena bermain imbang 0-0 di Nou Camp dan 1-1 di Stamford Bridge. Chelsea, yang kala itu ditangani Guus Hiddink, merasa dicurangi wasit. “Itu masa lalu. Sekarang saya mau bermain dan membuat hasil bagus,” kata Drogba. Meski tak ada yang menjagokan Chelsea bisa ke semifinal, Drogba bertekad menunjukkan bahwa mereka pantas. “Saya ingin memenangi gelar,” ujar pemain Pantai Gading itu. Bek Barcelona, Dani Alves, mengakui partai semifinal 2009 itu adalah salah satu yang terberat. Ia mempertanyakan tudingan bahwa wasit menguntungkan Barcelona. “Kami tak mengontrol wasit,” ujarnya. “Chelsea tak bisa ke final karena ketakutan.” Ia mengolok pola bertahan yang diterapkan Chelsea setelah unggul 1-0 dan tidak berani menyerang. “Jika kalian tak punya permainan menyerang seperti Barcelona, kalian akan tersingkir,” kata bek asal Brasil ini. Sama seperti Chelsea, Barcelona juga baru memenangi laga melawan Levante 2-1 di liga domestik, Sabtu lalu. Barcelona juga punya pemain terbaik dunia: Lionel Messi–yang merupakan pemegang rekor pencetak gol terbanyak di Liga Champions, yakni 14 gol, yang masih bisa bertambah. Meskipum diunggulkan, gelandang Barca, Andres Iniesta, meminta rekannya untuk tetap berhati-hati. “Mereka berbeda dengan tiga tahun lalu,” kata dia. “Sekarang mereka lebih berpengalaman dan punya pemain baru, seperti (Fernando) Torres dan (Juan) Mata.” AP | | | TITO SIANIPAR

Sumber: Tempo.co