Bayu Pradana Menceritakan Perannya Di Timnas Indonesia

Nama Bayu Pradana nampak asing di telinga sebagian suporter tim nasional Indonesia, wajar saja karena dirinya baru pernah tmpil bagi timnas U23 pada tahun 2013 lalu. Pelatih Alfred Riedl pun melihat bakat pemain Mitra Kukar ini, dan menjadikan Bayu sebagai pemain penting di lini tengah timnas dalam ajang Piala AFF 2016. Walau Indonesia menempati posisi akhir sebagai runner-up usai kalah dari Thailand, Bayu memetik banyak pengalaman yang dia dapat selama bermain di ajang AFF tahun ini. “Banyak ilmu yang saya dapat selama di Piala AFF 2016 juga teman baru, baik pemain Timnas Indonesia maupun tim lain,” ujar Bayu Pradana. “Apalagi ini Piala AFF pertama saya sepanjang karier, tentu sangat berkesan karena mendapat kesempatan bermain. Suasana di Timnas Indonesia juga benar-benar guyub karena tidak ada perbedaan pemain senior dan junior. Benar-benar bersatu,” lanjutnya. “Di Timnas Indonesia kami tidak bisa santai karena program benar-benar tersusun rapi dan sangat ketat. Namun memang harus demikian karena jadwal pertandingan padat,” tutur Bayu Pradana. Hanya menjadi tim kedua terbaik di Asia Tenggara patut disyukuri oleh Bayu, apalagi persiapan yang mepet dan sanksi FIFA yang baru dicabut dari sepakbola Indonesia. “Kecewa pasti ada karena kesempatan jadi juara setelah masuk final lagi,” ujar Bayu. “Tetapi tetap harus bersyukur karena ini hasil yang terbaik. Terlebih, dari awal Indonesia diprediksi tidak bisa berbuat banyak melihat mepetnya persiapan. Yang penting seluruh pemain sudah mengeluarkan kemampuan terbaik,” papar pemain berusia 25 tahun ini.

Sumber: Bolalob