Komodo Kebun Binatang Surabaya Mati di Kandang

Rimanews – Seekor komodo (Varanus komodoensis) yang merupakan salah satu koleksi di Kebun Binatang Surabaya (KBS) ditemukan mati di kandangnya. Komodo itu ditemukan pertama kali Kepala Perawat Satwa Komodo, Suraji, pada Minggu kemarin. “Saat itu kepala perawat hendak melakukan pembersihan kandang. Namun sampai di sana, ditemukan komodo dengan ID K-8 sudah tidak bernyawa,” kata Staff Komunikasi PD Taman Satwa KBS Ryan Adi Djauhari, di Surabaya, Senin (25/5/2015). Baca Juga Anas Urbaningrum imbau kader Demokrat gabung Hanura Sidang dipindah, Ahok: saya nurut saja Banser ingin bantu amankan natal, ini respons Kapolda Metro Hasil otopsi, lanjut dia, menemukan adanya pembengkakan di organ jantung. Diduga karena pengaruh faktor usia dan menurunnya fungsi organ pada satwa tersebut. “Sampel organ jantung dan organ lainnya di kirim ke Laboratorium Kesehatan Hewan Universitas Airlangga untuk diteliti lebih lanjut,” katanya. Pada tahun 2000, KBS menerima 11 komodo yang selanjutnya berperan menjadi generasi parenting (F-0) bagi populasi yang ada sekarang di KBS yang berjumlah total 80 ekor dengan variasi dari F-0 sampai dengan F-3. Salah satu individu yang diterima pada tahun 2000 adalah komodo muda berusia sekitar 7 tahun dari Flores yang kemudian ditandai dengan nomor chip 0001435BB9 dengan ID lokal KBS K-8. Kondisi ketika datang adalah ekor buntung sehingga secara reproduksi tidak dapat berfungsi. ID K-8 menempati kandang peraga komodo 1-A bersama dengan 4 jantan dan 2 betina. Usia K-8 pada saat kematian adalah 22 tahun. Umur rata-rata kehidupan Komodo di KBS adalah sekitar 20 tahun dan di luar KBS umur rata-rata kehidupan lebih rendang sekitar 15 tahun. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : komodo tewas , kebon binatang surabaya , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews