Jangan takut hadapi Persib

Sindonews.com — Meladeni tantangan Persib Bandung, posisi Persegres Gresik United sama sekali tidak diunggulkan. Dengan rekor yang kurang menjanjikan di kandang sendiri, Persegres diprediksi bakal sulit untuk membendung laju Maung Bandung. Kompleksnya persoalan di tubuh Laskar Joko Samudro membuat Persegres agak silau dengan kekuatan Persib. Paling gampang adalah melihat rekor laga kandang yang hanya menang sekali atas Persijap Jepara serta dua kali diimbangi Persik Kediri dan Barito Putra. Sudah begitu, awak Persegres diliputi kegelisahan selama Maret-April karena pembayaran gaji yang selalu terlambat. Hubungan yang kurang harmonis antara elemen klub juga menjadi pemberat langkah Persegres di Indonesia Super League (ISL). Bagaimana Pelatih Persegres Agus Yuwono menghadapi persoalan ini? “Tidak ada tim yang senang saat kalah. Ini yang menjadi keyakinan saya bahwa Persegres mampu mengalahkan Persib Bandung. Kami sudah berupaya maksimal mempersiapkan semuanya,” ujar Agus Yuwono. Pelatih kelahiran Malang ini menyebut kekuatan Persib merupakan lawan paling berat hingga match day keenam keenam Persegres. Dari berbagai aspek, satu-satunya keunggulan Persegres adalah sejarah tak pernah kalah dari Persib dalam pertemuan di Gresik dua musim terakhir. Dari aset tim, jelas tim tamu lebih unggul karena memiliki pemain-pemain berlabel tim nasional. Apalagi Persib dalam kondisi mental di puncak setelah mampu merontokkan dominasi Arema Cronus di klasemen sementara wilayah barat. “Persib akan menjadi lawan terberat dan sangat menyulitkan,” katanya. Jajaran pelatih Laskar Joko Samudro tinggal berharap persiapan yang dilakukan selama libur kompetisi lalu memberikan dampak signifikan. Mereka tak pernah kalah saat berujicoba lawan tim-tim Divisi Utama walau itu bukan sebuah parameter menghadapi tim sekaliber Persib. “Jika bisa menang lawan Persegres, maka akan ada perubahan besar pada tim. Saya yakin itu. Jadi bagaimana pun juga kami harus berupaya mendapat tiga poin. Para pemain jangan rendah diri walau Persib tim papan atas,” pungkas eks pelatih Persidafon Dafonsoro. Tim kesayangan Ultrasmania sedikit diuntungkan karena pihak keamanan melarang para Bobotoh alias supporter Persib untuk datang ke Stadion Petrokimia. Pihak keamanan beralasan situasi di Gresik masih dalam rekapitulasi suara Pemilu Legislatif. Benarkah keuntungan bagi tuan rumah? Belum tentu. Sedangkan faktanya supporter Ultrasmania sendiri yang datang ke stadion untuk mendukung timnya juga terus menipis seiring prestasi Persegres yang tak kunjung membanggakan. ( wbs ) dibaca 2.327x

Sumber: Sindonews