Cashlez Mudahkan UKM Tingkatkan Penjualan

Jakarta- Pengembang mobile point of sale (mPOS), Cashlez menjembatani usaha kecil menegah (UKM) dengan perbankan untuk melayani sistem pembayaran kartu debit dan kredit menggunakan smartphone melalui bluetooth card reader. “Cashlez menawarkan metode baru cara transaksi pembayaran melalui kartu yang lebih simple , dan aman,” kata CEO & Founder PT Cashlez Worldwide Indonesia, Teddy Tee di Jakarta, dalam keterangannya, Kamis (14/9). mPOS merupakan perangkat Electronic Data Capture (EDC) berbasis akses data seluler yang dapat digunakan berbagai kalangan dengan mengandalkan smartphone. Teddy mengatakan, selama ini transaksi pembayaran UKM masih bergantung dengan uang tunai. Padahal UKM perlu menyediakan cara pembayaran non tunai kepada para pelanggan. Sayangnya, mereka sulit mendapatkan mesin penerima kartu (EDC). “Dibutuhkan waktu lama dan persyaratan rumit untuk mendapatkan mesin EDC dari bank,” kata dia. Sebaliknya perbankan sulit menjangkau pelaku UKM di pelosok karena biaya logistik, mesin EDC yang terbatas dan proses verifikasi. “Kendala ini diantisipasi dengan kehadiran Cashlez,” kata Teddy. Teddy mengatakan, Cashlez juga akan meluncurkan aplikasi offline to online (O2O), point of sales (POS). Aplikasi ini memungkinkan UKM memasarkan barangnya secara online lewat sosial media (Instagram, Facebook, Path, Twitter) dan juga aplikasi chatting seperti WhatsApp, BlackBerry Messenger, Snapchat. Selain itu aplikasi ini juga dapat membantu para UKM untuk memonitor stok, pesanan, proses order, hingga sales report. Selain itu, dapat mengirimkan nota penjualan kepada para pembeli dengan menggunakan surat elektronik, pembayaran lewat kartu kredit dan debit secara online dan offline. “Aplikasi terbaru itu akan kami rilis di akhir September ini,” kata Teddy. Whisnu Bagus Prasetyo/WBP BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu