Pelatih PSM Nilai Regulasi Marquee Player Tidak Adil

id, MAKASSARAdanya poin marquee player dalam aturan yang diterapkan di Liga 1 mendatang menuai protes dari kubu PSM Makassar. Bahkan pelatih PSM, Robert Rene Alberts menilai aturan yang dicetuskan PSSI itu tidak adil.
Menurut Robert Rene regulasi marquee player hanya menguntungkan segelintir klub. Padahal PSSI bisa lebih fokus membina pemain muda ketimbang klub berburu pemain top dunia.
BACA JUGA:Real Madrid Ketakutan Jumpa Bayern Muenchen di Perempat Final Liga ChampionsMenyedihkan! Paul Pogba Tak Mampu Bayar Tukang Angkut Barang!
Berdasarkan regulasi Liga 1, klub boleh mengontrak empat legiun asing, namun satu diantaranya wajib marquee player dengan skema 2 1 1. Keempatnya pun boleh dimainkan di pertandingan.
Sementara bagi klub yang tak memiliki marquee player, mereka tidak boleh keluar dari patron 2 1.
Waktu penetapannya salah, mengapa harus satu bulan dekat pelaksanaan liga? Tidak semua tim memiliki kemampuan mendatangkan pemain bintang. Saya rasa mereka tidak pikirkan konsekuensinya dengan menjalankan regulasi ini. Ini tidak adil, karena tak semua bisa memenuhi regulasi ini, kata pelatih asal Belanda ini.
Robert Alberts menambahkan, seharusnya PSSI memikirkan regulasi yang memajukan sepakbola Indonesia, dan memberikan jam terbang kepada pemain muda timnas Indonesia U-23.
Saya sangat tidak setuju untuk regulasi tersebut, karena sebenarnya sekarang fokus pada pembinaan U-23, kata Robert Alberts.
(fat/pojoksatu)

coachpursesoutlets.com judi online domino Sumber: Pojoksatu.id