Kemenangan Leicester Semata-mata Pengaruh Pemain, Bukan ‘Sulap’ Shakespeare

Kemenangan Leicester City atas Liverpool dinilai sebagai pengaruh para pemainnya. Garry Neville menyebut Craig Shakespeare bukanlah tukang sulap. Leicester berhasil membukukan kemenangan pertama sekaligus membuka keran gol di tahun 20017. Itu setelah Si Rubah–julukan Leicester–mengalahkan Liverpool 3-1 pada Selasa (28/2/2017) dinihari WIB di King Power Stadium. Jamie Vardy mencetak dua gol dalam laga itu. Satu gol lain diceploskan Danny Drinkwater. Sementara di kubu Liverpool, gol dibuat oleh Philippe Coutinho. Hasil positif itu dibuat Leicester cuma berjarak empat hari setelah sang manajer Claudio Ranieri dipecat. Laga itu menjadi debut interim Shakespeare. Mantan pemain Manchester United, Neville, yang menjadi komentator, menilai kemenangan Leicester itu semata-mata dipengaruhi para pemain. Vardy dkk. tampil seperti dalam laga-laga musim lalu. “Itu semua tentang mental dan kemampuan. Para pemain juga yang akan menentukan apakah mereka ingin bermain atau tidak. Nah, malam ini mereka memutuskan untuk tampil,” tutur Neville seperti dikutip Sky Sport. “Mereka menunjukkan kerja keras. Sesederhana itu kok. Secara taktik tak perlu diragukan kalau Leicester kembali kepada komposisi awal mereka. Kualitas terbaik yang mereka tunjukkan dalam laga itu adalah kerja keras, etos kerja, passion, dan semangat di atas lapangan yang pernah ditunjukkan. “Dalam laga-laga sebelumnya, bagian itu kendur karena kepercayaan diri yang merosot, seperti ada karung pasir di antara kaki mereka. Tentunya ada sesuatu dengan manajer di belakang layar. Tak akan ada asap kalau tak ada api,” tutur dia. Meski demikian, bukan berarti kemenangan itu ditentukan oleh Shakespeare. Neville menegaskan kalau tak ada seorang pelatih pun yang mampu membalikkan mental dan kemauan pemain dalam sekejap. “Shakespeare bukanlah tukang sulap, dia tak bisa melakukan itu dalam dua atau tiga hari. Dia mungkin bakal mampu memengaruhi mereka dalam waktu panjang, tapi tak seorang pelatih pun yang mampu melakukan hal itu dalam tiga hari,” ungkap Neville. “Itu para pemain. Merekalah yang membuat keputusan malam ini, dengan memengaruhi Liverpool sampai-sampai seolah-olah mereka belum pernah menghadapi Leicester,” tutur dia. (fem/din)

coachpursesoutlets.com qqdewa Sumber: Sport Detik