Guus Hiddink: Chelsea Musim Ini Gagal Total!

Apa yang dimaksud Hiddink adalah karena musim depan Chelsea hanya akan bermain di kompetisi domestik saja tanpa bisa berpartisipasi di ajang Eropa entah itu Liga Champions atau Europa League.
Hiddink sebenarnya tidak bisa disalahkan dan bahkan Chelsea harusnya mengucapkan terima kasih pada manajer asal Belanda itu. Pasalnya awal dari keterpurukan Chelsea musim ini dimulai di masa Jose Mourinho dimana ia nyaris membawa sang juara musim lalu itu masuk jurang degradasi. Pada Desember 2015, Hiddink masuk dan memberikan sentuhan magis untuk menyelamatkan Chelsea.
Ya, kegagalan Chelsea ke Eropa adalah bencana. Ketika saya berbicara soal bencana, tentunya saya berpikir soal sesuatu yang termasuk besar di dunia. Ketika kamu berbicara dalam sepakbola, kamu juga bisa menyebutnya sebagai bencana. Chelsea harusnya berada di papan atas seperti yang mereka lakukan selama ini. Lebih baik lagi jika bisa bersaing menjadi juara, jelas Hiddink.
Saya hanya diminta untuk membawa tim keluar dari zona degradasi dan tidak ada target lainnya. Saya hanya berbicara dengan positif ketika sesuatu yang tidak diharapkan terjadi sebelumnya. Kami membuat target, sebagai tim, dan kami berhasil melakukannya. Saya ingin memberikan hal lain bagi klub seperti memenangi FA Cup, ke Liga Champions, namun itu semua tidak terjadi.
Akhir pekan ini, Hiddink sudah tidak akan menjadi manajer Chelsea lagi karena memang kontraknya habis ketika musim ini selesai. Setelahnya, Chelsea akan diasuh oleh Antonio Conte yang tentu saja memberikan harapan baru bagi fans Chelsea akan adanya perbaikan prestasi dibanding musim yang kelam ini.
Dan seharusnya, Conte bisa berbuat lebih baik di musim depan. Pasalnya Chelsea hanya akan bermain di tiga ajang domestik saja seperti Premier League, FA Cup, dan Capital One Cup. Tanpa gangguan dari kompetisi Eropa, Conte harusnya bisa menempatkan para pemainnya dalam kondisi terbaik di setiap pertandingan domestik tersebut.

coachpursesoutlets.com qqdewa Sumber: Sidomi