Djarot Naik Taksi Ke Balai Kota DKI

liputan6 Jumat pertama pada bulan Juli, Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat tidak menggunakan mobil dinasnya untuk berangkat ke kantornya di Balai Kota DKI.

Ia kembali menaiki kendaraan umum, taksi berwarna biru pun menjadi pilihannya untuk berangkat dari runah dinasnya di kawasan Taman Suropati, Jakarta Pusat.

Djarot pun mengaku bukan tipe orang yang ‘ribet’. “Saya orangnya praktis aja, ngapain dibikin ribet,” ujar Djarot, saat ditemui di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (7/7/2017).

Ia mengaku saat hendak berangkat kerja, ajudannya yang mengingatkan dirinya untuk menggunakan kendaraan umum lantaran hari ini merupakan Jumat pertama di bulan Juli.

Oleh karena itu, ia memutuskan untuk naik kendaraan umum yang melewati rumah dinasnya.

“Tadi mau berangkat dari rumah, diberi tahu ajudan, ‘pak, kita berangkat nggak boleh naik kendaraan pribadi’, yaudah naik yang lewat aja,” jelas Djarot. liputan6

Mantan Wali Kota Blitar itu juga menuturkan, ia akan naik kendaraan apapun yang lewat, baik taksi maupun bajaj.

“Kalau ada taksi lewat ya kami panggil, kalau bajaj yang lewat ya kami panggil,” kata Djarot.

Sebelumnya, kata Djarot, ada bajaj yang melewati rumah dinasnya, namun terdapat penumpang di dalamnya, ia pun tidak ingin menunggu lama.

“Tadi ada bajaj biru yang lewat, tapi dia bawa penumpang, masa saya nunggu bajaj dulu?,” papar Djarot.

Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan itu kemudian menegaskan bahwa dirinya merupakan tipe orang yang praktis.

Apapun kendaraan yang ditumpanginya, ia tidak mempermasalahkan, asalkan dirinya bisa sampai tujuan dengan selamat.

“Saya praktis aja lah, yang penting sampai sini, selamat, mau naik taksi, bajaj, sepeda, yang penting selamat,” pungkas Djarot.

Peraturaan mobil dinas tidak boleh digunakan pada Jumat pertama tiap bulannya telah diberlakukan sejak Presiden Joko Widodo masih menjabat sebagai Gubernur DKI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *