Claudio Ranieri Sukses di Leicester, Timnas Yunani Terkejut

Maklum saja, Ranieri adalah orang yang gagal membawa Yunani lolos ke Euro 2016 akibat beberapa kali menelan kekalahan namun tak lama kemudian nasibnya berubah 180 derajat bersama Leicester.
Kisah Ranieri bersama Yunani memang pantas dilupakan oleh pelatih kelahiran Roma tersebut. Bayangkan saja, dalam ajang kualifikasi Piala Eropa 2016 kemarin Yunani sempat mengalami kekalahan dari salah satu negara terlemah seperti Kepulauan Faroe. Ranieri pun sudah dipecat ketika kualifikasi belum berakhir dan kemudian menerima pinangan Leicester yang kala itu juga baru memecat Nigel Pearson.
Hebatnya, Ranieri sama sekali tidak menularkan kegagalannya di Yunani pada Jamie Vardy dkk. Leicester dibawanya melambung tinggi dan sangat melebihi ekspektasi yang ditetapkan di awal musim. Alih-alih hanya menghindari zona degradasi, Leicester malah keluar sebagai salah satu kandidat juara Liga Inggris musim ini!
Sangat berbeda memang ketika kamu melatih tim nasional dan sebuah klub. Kamu bisa bertemu setiap hari dengan pemainmu di klub untuk bekerja sama dan mengajari mereka soal filosofi bermain yang kamu bawa, ujar Traianos Dellas, eks pemain AS Roma dan juga Timnas Yunani.
Posisi Leicester saat ini merupakan sebuah kejutan besar. Tapi satu benang merah antara kesuksesan Leicester musim ini dan Yunani di Euro 2004 adalah kerja keras. Leicester jelas punya pemain kelas dunia disana namun secara tim mereka juga hebat.
Dellas sendiri merupakan salah satu anggota Timnas Yunani ketika mereka membuat sejarah dengan menjuarai Euro 2004 di Portugal. Sayangnya untuk musim panas nanti Kostas Manolas dkk harus menjadi penonton saja karena gagal menembus putaran final.

coachpursesoutlets.com Prediksi Keluaran Judi Nomor Angka Togel Singapura sgp Jakarta Online Hari ini, Bola gelinding, segera bergabung dgn kami Sumber: Sidomi