Turunkan Gaji atau Tinggalkan Barcelona

Gaji tahunan Xavi membuat Barcelona berusaha mencari alternatif lain. Kontrak Xavi di Barcelona memang baru akan berakhir pada 30 Juni 2016, namun pihak klub berencana untuk mencari kepastian mengenai masa depan sang pemain dalam waktu dekat. Dengan semakin mendekatnya Piala Dunia, maka baru setelah Spanyol mengakhiri perjalanannya di Brasil lah, pihak klub lewat manager baru Luis Enrique, dapat berbicara dengan Xavi mengenai masa depan sang pemain. Datangnya tawaran bermain dari Qatar adalah salah satu alasan dari rencana pembaharuan kontrak Xavi. Situasinya memang serba sulit untuk Barcelona. Di satu sisi, mereka keberatan untuk memenuhi permintaan gaji Xavi yang setiap tahunnya bertambah jumlahnya karena memang perjanjian di kontrak yang disepakati oleh kedua belah pihak membuat pemain bernama lengkap Xavier Hernández i Creus tersebut menerima kenaikan gaji tahunan. Pertemuan dengan Xavi bertujuan untuk membujuk sang pemain untuk rela menurunkan permintaan gajinya karena pihak klub masih membutuhkan jasanya. Jika tawaran tersebut tidak disepakati oleh sang pemain, maka Barcelona hanya memiliki satu opsi: melepas pemain berusia 34 tahun tersebut ke Al Saad yang menawarkan gaji sebesar 10 juta euro per tahun setelah dipotong pajak, 3 juta euro lebih rendah ketimbang gaji yang diterima oleh Xavi dari Barça musim ini. Jika Barcelona mempertahankan Xavi selama sisa kontraknya, maka jumlah gaji yang harus mereka bayarkan pada musim 2014/15 dan 2015/16 akan lebih besar dari itu, dan hal tersebut sulit untuk dipenuhi oleh pihak klub karena mereka berencana untuk melakukan perombakan besar-besaran.

Sumber: Supersoccer.co.id