Ini 5 Stadion Untuk Sepak Bola Pra-PON 2016

Pertandingan sepak bola Pra-Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 akan menggunakan lima stadion yang tersebar di Jawa Barat, dan akan digelar 20-30 Maret. “Kami sudah siap untuk menggelar pertandingan Pra-PON. Ada lima stadion yang akan digunakan dan semuanya memenuhi persyaratan,” kata Ketua Asprov PSSI Jawa Barat, Dudy Sutandy usai rapat di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa. Menurut dia, lima stadion yang akan digunakan untuk pertandingan Pra-PON 2016 adala Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Stadion Galuh Ciamis, Stadion Wibawa Mukti, Stadion Siliwangi Bandung dan Stadion Pakansari Cibinong. Ada 22 tim yang terbagi atas enam grup yang akan menjalani pertandingan. Berikut ini pembagian grup: Grup A: Banten, Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta. Grup B: Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat. Grup C: Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara. Grup D: Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat. Grup E: Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo. Grup F: Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua. “Khusus untuk Grup F sampai sekarang panitia masih melakukan pendekatan agar semua tim bisa ikut dalam Pra-PON ini. Kemungkinan ada beberapa tim yang keberatan untuk datang ke Jawa Barat. Yang jelas kami sudah siap menjadi penyelenggara Pra PON,” ucapnya, menambahkan. Jika dilihat dari data calon peserta, tidak ada tim yang berasal dari wilayah Sumatera. Hal ini terjadi karena telah menjalani Pra-PON bersamaan dengan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera yang dilakukan beberapa waktu lalu. Tim yang lolos adalah Sumatera Selatan, Sumatera Utara dan Bangka Belitung. Sementara itu, pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendukung penuh pelaksanaan pertandingan Pra-PON 2016 yang sebelumnya tertahan. Dukungan ini diberikan setelah melakukan pertemuan dengan Tim Transisi, KONI Pusat, PB PON serta Asprov PSSI Jawa Barat. “Pada prinsipnya kami dari pemerintah akan mendukung penuh agar Pra PON untuk cabang sepak bola bisa terselenggara dengan baik. Mengenai masalah anggaran, pemerintah dan PB PON tetap akan berpatokan bahwa anggaran berasal dari tiga sumber yakni, APBN, APBD dan swasta,” ujar Deputi Peningkatan Prestasi Kemenpora, Djoko Pekik Irianto.

Sumber: Bolalob