Bola Mati, Real Madrid dan Kegagalan Manchester City ke Perempatfinal Liga Champions

Agregat akhir memang 6-6, namun The Citizens julukan Man City kalah agregat gol tandang ketimbang Monaco.

Set piece atau bola mati bisa dibilang sebagai momok menakutkan bagi Man City saat ini. Bagaimana tidak, gol ketiga Monaco yang dicetak Tiemoue Bakayoko pada menit 77 berawal dari bola mati. Dari sisi kiri pertahanan Man City, Thomas Lemar melepas umpan terukur dari situasi tendangan bebas.

Tanpa ampun, bola disambut Bakayoko lewat tandukannya untuk merobek gawang Man City kawalan Willy Caballero. Sejatinya sebelum laga, Josep Guardiola selaku pelatih Man City sudah mewanti-wanti akan bahayanya Monaco dalam memanfaatkan bola mati.

Terbukti sepanjang musim ini, Radamel Falcao telah mengemas 19 gol dari situasi set piece dan itu merupakan yang tertinggi ketimbang kontestan lima liga top Eropa. Kehebatan dalam memanfaatkan set piece juga mengingatkan publik kepada Real Madrid.

Ketika mengalahkan Napoli 3-1 di leg II 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Stadion San Paolo, dua dari tiga gol Madrid berawal dari sepak pojok yang berhasil ditanduk Sergio Ramos. Karena itu, siapa nantinya klub yang dihadapi Monaco di perempatfinal wajib mewaspadai kekuatan mereka dalam memanfaatkan situasi bola mati tersebut.

Pep berkata sebelumnya bahwa Liga Champions adalah tentang bola mati. Real Madrid mencetak dua gol pekan lalu dan lolos. Kami tidak begitu solid, kata bek Man City, John Stones, mengutip dari laman resmi Manchester City, Kamis (16/3/2017).

coachpursesoutlets.com prediksi jitu Sumber: Okezone